Frozen

Posted on Nov 11, 2025

Terima kasih kepada kawanku yang sabar. Sabar mengulang transfer bluetooth setiap hari les. Terima kasih kepada ibuku yang mempercayakanku untuk pergi ke tempat les membawa tablet keluarga.

Frozen rilis tahun 2013, ketika aku kelas 5. Lagunya yang berjudul “Let It Go” yang dinyanyikan oleh Elsa menjadi trending topic. Banyak dari perempuan seumuranku merayakan ulang tahun dengan tema film itu untuk beberapa tahun ke depan. Sinema itu memiliki makna tersendiri bagiku. Meski aku laki-laki, aku penasaran dengan jalan ceritanya. Kebetulan, teman les-ku memiliki salinan film itu di HP-nya dan dia bersedia untuk membagikannya untukku. Sewaktu masih SD kelas 5, aku belum mengenal ShareIt dan satu-satunya cara yang kami tahu untuk memindahkan file antarperangkat adalah bluetooth. Bluetooth, sahabatku. Di tahun 2025, ketika aku mengetik ini, bluetooth bukan untuk transfer file lagi… Aku bertemu teman les-ku itu hanya 3 sampai 4 kali seminggu. Ada hari di mana dia masuk les dan aku tidak, begitu pula sebaliknya. Aku belum memiliki ponsel pribadi saat itu. Dengan dalih untuk mendapatkan film Frozen, ibuku mengizinkanku membawa tablet keluarga (satu-satunya barang tercanggih di keluarga kami saat itu). Kami mengulang transmisi file beberapa kali. Kadang sistem mengindikasikan transfer berhasil tetapi ketika aku menontonnya di rumah, ada bagian file yang tidak lengkap. Sampai akhirnya, aku berhasil mengumpulkan Frozen dengan lengkap. Aku tidak ingat berapa kali atau berapa lama kita menyandingkan perangkat. Semuanya dibayar lunas dengan alur cerita Frozen yang membuatku sedih, senang, tertegun, dan lega.

Ini merupakan salah satu pengalamanku bersama teknologi yang menyeronokkan. Ada usaha lebih dari dalam diriku dan elemen kejutan di dalamnya.

Dulu, aku bermain game online hanya ketika di tempat les. Kebetulan ada dua komputer umum yang terhubung dengan internet dan bebas digunakan siapapun. Ada dua game yang sering kumainkan, Cybermon dan Dragon City. Aku selalu datang ke tempat les 30 menit bahkan 1 jam lebih awal hanya untuk login ke Facebook dan bermain dua game itu. Aku selalu menunggu dan menyambut hari-hari di mana aku akan les.

There is no greater sorrow than to recall in misery the time when we were happy.