Time Never Stop Moving

Posted on Oct 9, 2025

Hey! Aku menulis ini dalam keadaan melankoli dan kesepian di rumah. Sejujurnya dalam keadaanku, aku mengalami mood-swing yang ekstrim dari hari ke hari. Satu hari aku hanya bisa makan, tidur, dan bermain game. Aku jatuh ke dalam jurang keputusasaan. Di hari yang lain aku bisa mengerjakan tugas-tugasku sebagai mahasiswa. Aku terbangun dengan penuh harapan. Aku tidak tahu apakah yang terjadi pada diriku ini normal atau tidak, aku tidak tahu apakah orang lain pernah mengalami hal yang sama. Aku terlalu takut untuk bertanya…

Ada beberapa hal yang aku lakukan untuk membuat ini semua terasa sedikit lebih mudah dijalani. Aku menyadari bahwa waktu terus berjalan…Waktu adalah yang membiarkan kita sedih tetapi juga membiarkan kita bahagia. Suatu saat kesedihanku akan berakhir, untuk apa aku berlarut-larut di dalamnya? Memiliki konsep dan pola pikir seperti ini terdengar memang terdengar mudah. Namun, aku ingin kalian tahu bahwa selalu ada cahaya di akhir gua.

Jika kalian seperti aku yaitu punya sedikit orang yang bisa diajak bercerita, aku bisa merekomendasikan kalian menulis blog, meski tidak ada yang membaca. Aku tidak tahu kenapa tetapi aku merasa cukup dengan ilusi bahwa sebagian diriku ada di ruang digital dan orang lain dapat mengunjungiku dengan gerakan jari.

Selalu ada hal untuk disyukuri, teman. Kau mungkin tidak dianggap berharga oleh orang yang kau anggap berharga tetapi itu tidak menentukan nilaimu.